Pulau Dewata
Hari H,
tepat tanggal 26 juli 2011 kami mau berangkat, kami berangkat terpisah saya
berangkat dari kosan saya di daerah Kebon Jeruk kalina dan wenty dari Bekasi.
Tapi ntah bagaimana, saya sudah dalam perjalanan ke bandara wenty telp saya dan
mengatakan dia gak jadi ikut kebali,, waw,,,,,,sumpah saya sangat kaget sekali
sampai saya menitikkan air mata. Ternyata di dikarena oleh kalina yang datang
terlambat padahal dia sudah menitipkan barang-barangnya dirumah wenty tapi
orang nya gak tau pergi kemana dan wenty
sangat marah dan entah apa aja yang dia ucapkan untuk meluapkan kekecewaannya mungkin
dia sedang badmood hingga gampang sekali emosi. Dengan berbagai cara saya membujuk
wenty agar jangan ngambek lagi termasuk memohon kepada mamanya agar membujuk
dia. Untungnya dia mau tetap melakukan perjalanan setelah saya memohon sedemikian
rupa dan demi mimpi kita bersama untuk pergi kebali, sedangkan kalina berutang penjelasan kepada
saya dan wenty kenapa dia sampai terlambat. Akhirnya dengan memohan kepada
bapak saya mereka diantar kebandara soekarno hatta bener-bener dengan suasana
tidak mengenakkan ( terima kasih bapakku sayang). Sesampainya di Bali semua letih hati hilang
sudah terbayar dengan pemandangan Bali yang sangat indah,,,,,.
Hari pertama
: kami mengunjungi UC silver itu adalah tempat penjualan perhiasan yang
sangat-sangat cantik dan harga yang sangat sangat mahal juga,,,hehehe akhirnya
saya hanya beli anting-anting yang sangat kecil sekali, wenty membeli
anting-anting dan cincin untuk Arjen keponakannya. Lalu kami ke Kintamani
disana kami hanya makan siang sambil melihat pemandangan yang sangat indah
pegunungan dan laut, sungguh sangat indah. Dalam perjalanan pulang kami melihat
pemandangan yang sangat indah untuk dijadikan background untuk berfoto ria kami
pun berhenti untuk berfoto tujuan kami selanjutnya adalah Ubud, disana kami
banyak bertemu turis-turis kata adik saya Ani yang sudah menetap dibali,
sekarang lagi musim turis Singapura dan Australia. Dan baru itu saya tau kalau
ada musim-musim bule berlibur. Dan kata adik saya lagi kalau bule Australia dan
singapura rata-rata adalah bule kere karna katanya mereka kebanyakan adalah
kuli atau supir bis dinegaranya, dan gara-gara itu setiap liat bule saya akan
bertanya kira-kira itu bule apa ? apalagi kalau tuh bule berotot saya langsung
membayangkan tuh bule adalah kuli panggul dipasar tradisional padahal tadinya
rencana saya mau cari bule disana tapi gak jadi karna lagi musim bule
kere,,,,hehehehe. Lalu kami mampir sebentar ke Sanur sekedar hanya berfoto ria.
Hari berikutnya
kami mengunjungi berbagai tempat –tempat yang terkenal di Bali,seperti WGK
disini kami mengambil air suci untuk diminum, Pantai padang-padang dan Dream
land kami berenang disini tapi kami merasa jadi orang asing karna kebanyakan
bulenya daripada lokalnya dan akhirnya kami hanya berani dipinggir-pinggir aja,
pantai kuta kami melihat sunset dengan makan pisang goreng,pantai nusa dua kami
naik banana boat ( gratis boooooo),dan tanah lot, kami juga ke tempat yang dulu
bom bali terjadi. Kejadian lucu disana, jalanan sangat macet dan setiap bar
yang dipinggir jalan dipenuhi banyak pengunjung terutama bule-bule, karna itu
saya,wenty, ani dan lia memutuskan untuk berjalan kaki sekaloan cuci
mata,,,,hehehe, sedangkan kalina setia menemani pak supir di mobil. dengan pede
aku dan wenty membawa mix max yang tadi kami beli di alfamart, maksud hati biar
keren eh si ani complain, yakin kak mau bawa itu, disini minuman kyk gitu
minuman buat anak SMP,,,gubrak saya malu.
Kami juga
tidak melewatkan wisata kuliner, babi guling adalah pilihan kami itu
rekomendasi dari tante saya katanya sih enak banget. Setelah kami main banana bout di pantai Nusa
Dua kami Semangat 45 menghampiri rumah makan babi guling yang katanya enak
banget, kami memesan menu utamanya dan antriannya benar-benar panjang sekali,
saya sudah tidak sabar untuk menyantapnya. Akhirnya makanan kami sudah
disiapkan dan saya langsung menyantapnya dan ternyata makanannya benar-benar
sangat tidak enak,,,,, hadoh ini bukan selera lidah saya, hanya pedas dan entah
rasa apalagi yang pasti sangat terpaksa menelannya karna saya sudah kelaparan.


Malam
terakhir kami disana, om saya mengundang kami ke tempat kerjanya sekalian mau
ngenalin temannya om yg belum nikah ke kalina, om saya penyanyi/pengamen di Bali
collection. Karna bête nunggu om istirahat kami jalan-jalan mengelilingi Bali
collection, kami melihat ada syuting film disana, ada artis cewe tapi kami
tidak tahu namanya tapi kenal dengan wajahnya, adik saya Ani ngotot mau minta
foto bareng akhirnya kami mengikuti si artis cewe ke ruang ganti, tapi ditengah
jalan Ani manggil saya “ kak itu kan Mike Lewis, foto ama dia yuk “ katanya,
saya langsung balik kanan melihat dan ternyata benar itu Mike lewis. Akhirnya
kamipun berfoto bersama artis tersebut.
tanggal 30
Juli, kami kembali ke Jakarta dengan dengan mimpi masing-masing, kalina
berharap bisa kembali ke Bali dan menetap disana, wenty akan kembali lagi tahun
depan ke Bali bersama keluarganya dan saya entah apa yang saya mau dengan Bali,
saya tidak terlalu terkesan kesana lagi mungkin karna dari awal keberangkatan
hati saya sudah capek. Padahal sebelum ke kesana, Bali adalah tujuan utama saya
merantau setelah lulus kuliah dan kalau belum nikah atau belum ada yang menahan
saya untuk tetap diJakarta, tapi sekarang semua berbayang. Tapi yang pasti Bali
adalah pulau indah….








0 Comments